Sidakkriminal.com BENGKALI - Dalam rangka meningkatkan pembangunan desa, Pemerintah Pusat telah merealisasikan ratusan juta bahkan Milyaran DD dan ADD setiap Tahunnya. Perihal Desa Sepotong, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, penggunaan Dana Desa kegiatan semenisasi fisik Tahun 2023 di duga kuat fiktif secara data maupun fisiknya. (14/4/2025)
Sesuai dengan data yang dapat diperoleh media dari data Pemerintah Pusat Tahun 2024, kegiatan Fisik Desa Sepotong Tahun 2023 sebanyak 7 kegiatan semenisasi fisik sebesar Rp. 663.134.980, sementara dari data riil dan survei lapangan Desa Sepotong di laporkan cuma 3 kegiatan semenisasi fisik dari pagu anggaran sebesar Rp. 703.395.000,- (Tujuh Ratus Tiga Juta Tiga Ratus Sembilan Puluh Lima Ribu Rupiah) .
Sekdes Desa Sepotong Edi Prayitno saat di konfirmasi menjelaskan, penggunaan Dana Desa Tahun 2023, untuk Desa Sepotong sudah kita laksanakan hanya 3 titik kegiatan fisik semenisasi jalan dan sudah kita laporkan, dengan keterangan.
1. Semenisasi jalan Sri Bangun 1 (4 x 0,5 x 55 M) Rp. 80.000.000,-
2. Semenisasi pelebaran jalan Sri Bangun 2 (1,2 x 0,15 x 20 M) Rp. 10.000.000,-
3. Lanjutan Semenisasi jalan Bambu Kuning (3 x 0,15 x 90 M) Rp.100.000.000,-
"Jadi Bapak dapat data dari mana mengatakan ada 7 kegiatan semenisasi jalan penggunaan Dana Desa Tahun 2023 di Desa Sepotong, sementara yang kami kerjakan dan laporkan hanya 3 titik kegiatan fisik semenisasi jalan, "Jelas Sekdes kepada awak media di ruang Kantornya.
"Masih menurut Sekdes Edi, silahkan klirkan dulu data yang ada sama Bapak, yang tidak singkron dengan data Desa kami Tahun 2023 menggunakan Dana Desa 3 titik kegiatan Rp. 190.000.000. Kami pertanggung jawabkan kalau dalam pelaksanaan kegiatan ada terjadi bagian Dana Desa maupun dalam laporan,"Ucap Sekdes meyakinkan kedua awak media.
Berdasarkan data dari Pemerintah Pusat yang diperoleh awak media dengan penjelasan Sekdes Desa Sepotong Adi Prayitno sangat berbeda jumlah kegiatan, ada 4 perbedaan kegiatan semenisasi fisik Tahun 2023 yang diduga tidak di laksanakan (fiktif), sebesar Rp. 473.134.980. Kesannya pelaku diduga meraup keuntungan dan memperkaya diri maupun kelompok.
“Atas temuan dari data dugaan 4 kegiatan fiktif Tahun 2023 senilai Rp 473.134.980 ini, akan menjadi bahan untuk berkordinasi ke instansi terkait baik ke Inspektorat, Kejaksaan, maupun Tipikor agar nantinya perbedaan kedua data kegiatan fisik semenisasi DD Tahun 2023 dapat singkron”, Ungkap Perdi awak media Riaubrantas.
(**tim)
0 Komentar